YPM ( Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif ) adalah sebuah yayasan lokal berkedudukan di Kecamatan Taman ( Sepanjang ) Sidoarjo yang bernaung dibawah Lembaga Pendidikan yang bersifat nasional yaitu Lembaga Pendidikan Ma’arif NU yang berkedudukan di Jakarta ( Jl. Taman Amir Hamzah No 5 Jakarta Pusat )
Lembaga Pendidikan Maarif adalah sebuah Lembaga Pendidikan yang merupakan perangkat organisasi NU yang diserahi tugas mengurusi masalah-masalah pendidikan baik formal dan non formal selain pesantren
NU ( Nahdlatul Ulama. Artinya : ” Gerakan Ulama ” ) adalah organisasi Islam ( Jam’iyah ) yang didirikan oleh alim ulama Pesantren pada tanggal 16 Rajab 1344H bertepatan tanggal 31 januari 1926 M yang bertujuan merebut Kemerdekaan Indonesia dan pengembangan Agama Islam di Indonesia yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan MadzhabArba’ah
Ulama yang mempelopori berdirinya NU sebagian besar adalah alumnus santri Makkah yang waktu berkembangnya SI ( Serikat Islam ) tahun 1905 menjadi anggota SI. Komitmen mereka terhadap kemerdekaan Indonesia sangat tinggi, sebab sekembalinya dari Makkah mereka mendirikan majelis taklim yang dinamakan ” Taswirul Afkar ” ( Ekspresi Pikiran-pikiran ) dan kemudian mendirikan Organisasi Pendidikan yang diberi nama ” Nahdlatul Wathon “ sebagai cikal bakal sistem madrasah ( kelas ) dalam mempelajari agama, atas bimbingan guru mereka yaitu K.H Hasjim Asy’ari. Dari namanya ” Nahdlatul Wathon ” dan lagu mars-nya ” Nahdlatul Wathon ” yang artinya ” Gerakan Tanah Air “ , Tanah Air Indonesia menunjukkan para ulama itupun mencita-citakan kemerdekaan.
Awal mula berdirinya NU adalah atas pengiriman delegasi ummat islam Indonesia atas nama ” Komite Khilafah ” ke Saudi Arabia yang meninggalkan unsur Nahdlatul Wathon dan tidak mau memperjuangkan tuntunan ulama kepada Pemerintah Saudi untuk melindungi berjalannya madhzab Arba’ah di Al Haramain. Oleh karena itu para ulama pesantren mendirikan sendiri sebuah komite yang akan mengirimkan delegasinya ke Makkah dengan nama ” Komite Hijaz”. Pada waktu Komite Hijaz bermusyawarah pada tanggal 31 januari 1926, tercetuslah keputusan membentuk sebuah jam’iyah yang akan mengurusi kepentingan Umat Islam dan diberi nama ” Nahdlatul Ulama”
Dalam perkembangannya, NU pernah menjadi partai politik NU mulai tahun 1953 sampai 1973 dan bergabung dalam PPP pada tahun 1973-1984. Kemudian sejak Muktamar ke-26 di Situbondo, NU membebaskan diri dari keterikatan orsospol dan membebaskan diri dari kegiatan politik praktis. Ini antara lain yang dikenal dengan Khittah 1926
Sekarang ini NU adalah ” Organisasi Kemasyarakatan ” yang mengurusi 4 ( empat ) bidang : DAKWAH – PENDIDIKAN – SOSIAL – EKONOMI. Maka YPM pun tidak berafiliasi kemana-mana. Orang-orang YPM bebas memilih partai tetapi tidak boleh membawa masuk partai politik ke dalam YPM.
Foto >>> Pengurus Harian YPM


